Seiring perkembangan zaman, tak cuma teknologi saja yang berubah, namun arti kata-kata juga berkembang. Misalnya, arti kekinian atau bhs gaul makin beragam.

Bahkan lebih dari satu berasal dari arti kekinian tersebut diserap ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), layaknya pansos, cie, julid, mager, dan maksi.

Hal ini dikarenakan istilah-istilah tersebut sering digunakan penduduk dalam obrolan sehari-hari.

Hingga kini, KBBI secara rutin melaksanakan pembaharuan dan memasukkan sejumlah daftar kata baru.

Tak sembarangan, arti kekinian yang berhasil masuk ke KBBI udah melibatkan para ahli bhs dan etimologi sampai akhirnya disahkan sebagai arti baru di KBBI.

Dalam artikel ini bakal dijelaskan lebih lanjut mengenai arti kekinian yang sering digunakan masyarakat.

Kumpulan Istilah Kekinian

Dalam KBBI, kata ‘kekinian’ berarti ‘keadaan kini atau sekarang’.

Bisa juga disimpulkan sebagai mengenai bersama dengan jaman kini, jaman modern, dan kontemporer.

Nah, arti kekinian tersebut mulai banyak digunakan penduduk sejak lebih dari satu th. silam.

Tak cuma itu, masih ada sejumlah arti kekinian lainnya yang juga sering dipakai dalam obrolan serta komunikasi sehari-hari.

1. Pansos (Panjat Sosial)

Pansos merupakan kepanjangan berasal dari panjat sosial.

Kata pansos udah masuk di KBBI dan disimpulkan sebagai bisnis yang dikerjakan untuk mencitrakan diri sebagai orang yang membawa standing sosial tinggi.

Pansos merupakan tabiat yang dikerjakan bersama dengan cara mengunggah foto, tulisan, dan sebagainya di tempat sosial.

Literatur lain layaknya kamus Merriam Webster, mendefinisikan pansos atau social climber sebagai orang yang coba untuk meraih posisi sosial yang lebih tinggi atau penerimaan dalam penduduk modis.

Menurut Psychology Today, pansos dikenal bersama dengan arti social climber yang berarti seseorang bersama dengan harga diri rendah.

Ia punya kecenderungan ekstrem untuk membandingkan diri bersama dengan orang lain.

Terlepas berasal dari tabiat kupu-kupu sosial yang dilakukannya di tempat sosial, para social climber memang mulai insecure bersama dengan dirinya sendiri.

Umumnya, arti ini dipakai oleh para selebriti di dunia nyata maupun sosial media.

Tak lain, tujuannya adalah untuk mendefinisikan seseorang yang numpang kondang bersama dengan melaksanakan aktivitas-aktivitas khusus untuk mencuri perhatian masyarakat.

2. Bucin (Budak Cinta)

Bucin merupakan kepanjangan berasal dari “budak cinta”.

Istilah kekinian ini digunakan untuk mendefinisikan orang yang sudi melaksanakan apa saja untuk orang yang dicintai tanpa mendahulukan logika.

Meskipun ungkapan bucin umumnya digunakan sebagai guyonan dalam percakapan, namun di dunia psikologis, hal ini punya efek buruk.

Sebuah penelitian The Journal of Social Psychology , menyebut bahwa pria dan wanita dapat jadi bucin di awal jaman pacaran.

Namun, tak menutup barangkali seseorang bakal jadi bucin sehabis menjalin jalinan yang lama bersama dengan pasangannya.

Sementara itu, dalam teori psikologi Sigmund Freud, bucin disimpulkan sebagai seseorang yang tengah mengidealisasi orang lain secara mengetahui maupun tidak sadar.

Idealisasi ini dibuktikan bersama dengan mencintai seseorang segenap jiwa dan raganya.

Sayangnya, saat seseorang jadi bucin, ia tak harus punya serta harus sudi berkorban biarpun orang tersebut tidak mencintainya.

Kondisi psikologis layaknya ini nyaris berlangsung pada semua orang, khususnya anak muda, saat ia masih berada di fase awal jatuh cinta.

3. Julid

Biasanya dikerjakan bersama dengan menulis komentar, status, atau pendapat di tempat sosial yang menyudutkan orang tertentu.

Kata julid pertama kali dipopulerkan oleh salah satu penyanyi sensasional Indonesia, Syahrini.

Istilah kekinian ini dilontarkan Syahrini saat menanggapi komentar pedas netizen.

Kata julid ini memang tidak pernah ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Hanya saja untuk kata Iri, tertera di KBBI yang berarti kurang senang melihat kelebihan orang lain (beruntung dan sebagainya), cemburu, sirik.

Hingga akhirnya, arti tersebut digunakan untuk mendefinisikan orang yang sibuk mengurusi kehidupan orang lain atau sering mengomentari hidup orang tanpa mengetahui kebenarannya.

4. PAP (Post a Picture)

Para penggiat atau pengguna tempat sosial pasti udah tak asing kembali bersama dengan arti PAP atau post a picture.

Istilah kata ini merujuk pada permintaan untuk mengunggah foto ke lawan berbicara dalam obrolan di tempat sosial.

Biasanya PAP ini dijadikan sebagai cara untuk mengetahui keberadaan atau keadaan si lawan berbicara dalam obrolan di sosial media.

Misalnya, saat Moms tengah berjalan-jalan bersama dengan sahabat, selanjutnya Dads inginkan mengetahui keadaan dan siapa saja yang ikut dalam kesibukan tersebut.

Maka Dads bakal berbicara ‘PAP’ selanjutnya Moms mengirimkan foto keadaan atau siapa saja yang ada dalam acara jalan-jalan itu.

Namun sayangnya, ada lebih dari satu tabiat manusia yang menyalah manfaatkan PAP.

Bahkan ada lebih dari satu orang yang manfaatkan arti kekinian ini sebagai tindakan asusila atau pemaksaan.

Seharusnya arti kekinian ini digunakan untuk menunjukkan kebenaran sebuah moment dalam komunikasi jarak jauh manfaatkan tempat sosial.

Seiring perkembangan zaman, tak cuma teknologi saja yang berubah, namun arti kata-kata juga berkembang. Misalnya, arti kekinian atau bhs gaul makin beragam.

Bahkan lebih dari satu berasal dari arti kekinian tersebut diserap ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), layaknya pansos, cie, julid, mager, dan maksi.

Hal ini dikarenakan istilah-istilah tersebut sering digunakan penduduk dalam obrolan sehari-hari.

Hingga kini, KBBI secara rutin melaksanakan pembaharuan dan memasukkan sejumlah daftar kata baru.

Tak sembarangan, arti kekinian yang berhasil masuk ke KBBI udah melibatkan para ahli bhs dan etimologi sampai akhirnya disahkan sebagai arti baru di KBBI.

Dalam artikel ini bakal dijelaskan lebih lanjut mengenai arti kekinian yang sering digunakan masyarakat.

Kumpulan Istilah Kekinian

Dalam KBBI, kata ‘kekinian’ berarti ‘keadaan kini atau sekarang’.

Bisa juga disimpulkan sebagai mengenai bersama dengan jaman kini, jaman modern, dan kontemporer.

Nah, arti kekinian tersebut mulai banyak digunakan penduduk sejak lebih dari satu th. silam.

Tak cuma itu, masih ada sejumlah arti kekinian lainnya yang juga sering dipakai dalam obrolan serta komunikasi sehari-hari.

1. Pansos (Panjat Sosial)

Pansos merupakan kepanjangan berasal dari panjat sosial.

Kata pansos udah masuk di KBBI dan disimpulkan sebagai bisnis yang dikerjakan untuk mencitrakan diri sebagai orang yang membawa standing sosial tinggi.

Pansos merupakan tabiat yang dikerjakan bersama dengan cara mengunggah foto, tulisan, dan sebagainya di tempat sosial.

Literatur lain layaknya kamus Merriam Webster, mendefinisikan pansos atau social climber sebagai orang yang coba untuk meraih posisi sosial yang lebih tinggi atau penerimaan dalam penduduk modis.

Menurut Psychology Today, pansos dikenal bersama dengan arti social climber yang berarti seseorang bersama dengan harga diri rendah.

Ia punya kecenderungan ekstrem untuk membandingkan diri bersama dengan orang lain.

Terlepas berasal dari tabiat kupu-kupu sosial yang dilakukannya di tempat sosial, para social climber memang mulai insecure bersama dengan dirinya sendiri.

Umumnya, arti ini dipakai oleh para selebriti di dunia nyata maupun sosial media.

Tak lain, tujuannya adalah untuk mendefinisikan seseorang yang numpang kondang bersama dengan melaksanakan aktivitas-aktivitas khusus untuk mencuri perhatian masyarakat.

2. Bucin (Budak Cinta)

Bucin merupakan kepanjangan berasal dari “budak cinta”.

Istilah kekinian ini digunakan untuk mendefinisikan orang yang sudi melaksanakan apa saja untuk orang yang dicintai tanpa mendahulukan logika.

Meskipun ungkapan bucin umumnya digunakan sebagai guyonan dalam percakapan, namun di dunia psikologis, hal ini punya efek buruk.

Sebuah penelitian The Journal of Social Psychology , menyebut bahwa pria dan wanita dapat jadi bucin di awal jaman pacaran.

Namun, tak menutup barangkali seseorang bakal jadi bucin sehabis menjalin jalinan yang lama bersama dengan pasangannya.

Sementara itu, dalam teori psikologi Sigmund Freud, bucin disimpulkan sebagai seseorang yang tengah mengidealisasi orang lain secara mengetahui maupun tidak sadar.

Idealisasi ini dibuktikan bersama dengan mencintai seseorang segenap jiwa dan raganya.

Sayangnya, saat seseorang jadi bucin, ia tak harus punya serta harus sudi berkorban biarpun orang tersebut tidak mencintainya.

Kondisi psikologis layaknya ini nyaris berlangsung pada semua orang, khususnya anak muda, saat ia masih berada di fase awal jatuh cinta.

3. Julid

Menurut KBBI, julid berarti iri dan dengki bersama dengan keberhasilan orang lain.

Biasanya dikerjakan bersama dengan menulis komentar, status, atau pendapat di tempat sosial yang menyudutkan orang tertentu.

Kata julid pertama kali dipopulerkan oleh salah satu penyanyi sensasional Indonesia, Syahrini.

Istilah kekinian ini dilontarkan Syahrini saat menanggapi komentar pedas netizen.

Kata julid ini memang tidak pernah ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Hanya saja untuk kata Iri, tertera di KBBI yang berarti kurang senang melihat kelebihan orang lain (beruntung dan sebagainya), cemburu, sirik.

Hingga akhirnya, arti tersebut digunakan untuk mendefinisikan orang yang sibuk mengurusi kehidupan orang lain atau sering mengomentari hidup orang tanpa mengetahui kebenarannya.

4. PAP (Post a Picture)

Para penggiat atau pengguna tempat sosial pasti udah tak asing kembali bersama dengan arti PAP atau post a picture.

Istilah kata ini merujuk pada permintaan untuk mengunggah foto ke lawan berbicara dalam obrolan di tempat sosial.

Biasanya PAP ini dijadikan sebagai cara untuk mengetahui keberadaan atau keadaan si lawan berbicara dalam obrolan di sosial media.

Misalnya, saat Moms tengah berjalan-jalan bersama dengan sahabat, selanjutnya Dads inginkan mengetahui keadaan dan siapa saja yang ikut dalam kesibukan tersebut.

Maka Dads bakal berbicara ‘PAP’ selanjutnya Moms mengirimkan foto keadaan atau siapa saja yang ada dalam acara jalan-jalan itu.

Namun sayangnya, ada lebih dari satu tabiat manusia yang menyalah manfaatkan PAP.

Bahkan ada lebih dari satu orang yang manfaatkan arti kekinian ini sebagai tindakan asusila atau pemaksaan.

Seharusnya arti kekinian ini digunakan untuk menunjukkan kebenaran sebuah moment dalam komunikasi jarak jauh manfaatkan tempat sosial.

5. Mager (Malas Gerak)

Foto: Perempuan Bersantai (Freepik.com/diana-grytsku)

Istilah kekinian yang satu ini udah banyak dan sering digunakan dalam obrolan sehari-hari baik secara langsung maupun di tempat sosial.

Menurut KBBI, mager merupakan kepanjangan berasal dari malas gerak atau enggan atau tengah tidak bersemangat untuk melaksanakan aktivitas.

Kata mager ini sama juga bersama dengan sesuatu kesibukan yang negatif dikarenakan maknanya yang berarti malas dan tidak sudi melaksanakan kesibukan apapun.

6. Halu (Halusinasi)

Halu adalah singkatan berasal dari halusinasi.

Umumnya dimaksudkan pada orang yang berpikir tidak cocok logika atau mengungkapkan sesuatu yang tidak barangkali terjadi.

Misalnya, saat ada seorang teman yang merupakan pengagum berat artis Korea.

Kemudian ia berhalusinasi atau berkhayal berkhayal dapat hidup bersama dengan artis tersebut lebih-lebih sampai menikahinya.

Karena terdengar tidak masuk akal dan sulit jadi kenyataan, Moms lantas menimpalinya bersama dengan kata-kata ejekan, “dasar halu!”.

Orang halu akhirnya sering tak meraih respek berasal dari teman lainnya.

Ini dikarenakan mereka akhirnya dianggap senang berbohong dan tetap mengarang hal yang bukan sebenarnya.

Sebuah penelitian Psychiatric Quarterly , menunjukkan bahwa orang yang halu atau berbohong memang dapat disebut mengalami masalah mental.

Ini umumnya terlampau terkait bersama dengan masalah keyakinan dirinya.

7. Mantul (Mantap Betul)

Mantul adalah kepanjangan berasal dari ‘mantap betul’.

Biasanya, arti kekinian ini dipakai seseorang untuk mengungkapkan sesuatu yang menakjubkan atau mengagumkan.

Istilah ini kian kondang saat sering diucapkan lebih dari satu kali oleh artis-artis Korea dan Hollywood saat mampir ke Indonesia.

Beberapa di antaranya ialah aktor asal Australia, Chris Hemsworth, Jisoo Blackpink, sampai Jisung, member NCT Dream.

8. Pewe (Posisi Wenak)

Pewe merupakan kepanjangan berasal dari ‘posisi wenak’ atau tengah dalam posisi yang nyaman.

Posisi ini tak cuma disimpulkan sebagai posisi duduk atau berdiri, namun juga keadaan yang membuat seseorang mulai nyaman bersama dengan sekitar sehingga malas melaksanakan kesibukan lainnya.

Misalnya, saat seseorang udah mulai nyaman di kasur dan malas untuk bergerak.

Maka ia bakal mengatakan, “Aduh, kembali pewe nih. Jadi malas gerak.”

Itulah arti kekinian yang dapat dijadikan referensi dalam obrolan sehari-hari.

Kira-kira mana yang paling sering Moms ucapkan, nih?